Tips merawat Anggrek

Tidak sedikit yang kecewa karena jerih payahnya menanam anggrek baik dari anakan anggrek dalam botol, remaja maupun tanaman dewasa atau membungakan kembali tanaman yang sudah berbunga mengalami kegagalan. Siapapun akan kapok kalau tidak tahu kata kuncinya. Kata kuncinya  disini adalah “hobi”. Kalau sudah hobi, semua rintangan akan dapat diatasi karena modalnya sederhana yaitu ketekunan.

Disamping itu ada pendapat bahwa hobi menaman anggrek adalah mahal dan untuk kalangan atas saja. Benarkah begitu? Jawabnya adalah tidak, karena siapapun bisa melakukannya dengan syarat: hobi, tekun/tidak mudah bosan dan tentu saja mengetahui caranya. Tidak sukar, kok. Mau coba? –>http://titiorchids.com/tips-merawat-anggrek

Posted in Tips | Comments Off

Anggrek Bulan Puspa Pesona Indonesia (Phalaenopsis amabilis)

phalaenopsis amabilis

Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) merupakan salah satu bunga nasional Indonesia, Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) ditetapkan sebagai Puspa Pesona Indonesia mendampingi bunga melati (Jasminum sambac) yang ditetapkan sebagai puspa bangsa Indonesia dan padma raksasa (Rafflesia arnoldii)  sebagai puspa langka Indonesia.

Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) merupakan salah satu anggota genus Phalaenopsis, genus yang pertama kali ditemukan oleh seorang ahli botani Belanda, Dr. C.L. Blume. Phalaenopsis sendiri sedikitnya terdiri atas 60 jenis (spesies) dengan sekitar 140 varietas yang 60 varietas diantaranya terdapat di Indonesia.

 

Pesona anggrek bulan

Di Indonesia, anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) pertama kali ditemukan di Maluku. Anggrek bulan memiliki beberapa nama daerah seperti anggrek wulan (Jawa dan Bali), anggrek terbang (Maluku), dan anggrek menur (Jawa). Pemerintah menetapkan anggrek bulan sebagai puspa pesona mendampingi melati (puspa bangsa), dan padma raksasa (puspa langka) berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1993.

Pesona Anggrek Bulan. Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) merupakan jenis anggrek (Orchidaceae) yang mempunyai ciri khas kelopak bunga yang lebar dan berwarna putih. Meskipun saat ini sudah banyak anggrek bulan hasil persilangan (anggrek bulan hibrida) yang memiliki corak dan warna beragam jenis.

Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) termasuk dalam tanaman anggrek monopodial yang menyukai sedikit cahaya matahari sebagai penunjang hidupnya. Daunnya berwarna hijau dengan bentuk memanjang. Akar anggrek bulan berwarna putih berbentuk bulat memanjang dan terasa berdaging. Bunga anggrek bulan memiliki sedikit keharuman dan waktu mekar yang lama serta dapat tumbuh hingga diameter 10 cm.Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) tumbuh liar dan tersebar luas mulai dari Malaysia, Indonesia, Filipina, Papua, hingga ke Australia. Anggrek bulan hidup secara epifit dengan menempel pada batang atau cabang pohon di hutan-hutan. Secara liar anggrek bulan mampu tumbuh subur hingga ketinggian 600 meter dpl.

Lantaran keindahannya itu wajar jika kemudian anggrek bulan ditetapkan sebagai puspa pesona, satu diantara 3 bunga nasional Indonesia. Anggrek bulan ditetapkan sebagai puspa pesona mendampingi melati (puspa bangsa) dan padma raksasa (puspa langka).Meskipun banyak pehobi anggrek yang membudidayakan anggrek bulan. Juga banyak yang melakukan persilangan sehingga memunculkan varietas-varietas baru anggrek bulan hibrida, namunkelestarian puspa pesona ini di alam liar tetap semakin terdesak oleh hilangnya habitat sebagai akibat deforestasi hutan baik akibat penebangan liar ataupun kebakaran hutan.

Anggrek bulan di alam liar kini membutuhkan perhatian tersendiri. Jangan sampai sang puspa pesona memudar pesonanya.

Klasifikasi ilmiah. Kerajaan: Plantae; Ordo: Asparagales; Familia: Orchidaceae; Subsuku: Epidendroideae; Genus: Phalaenopsis; Spesies: Phalaenopsis amabilis

Sinonim: Epidendrum amabile L. (basionym); Cymbidium amabile (L.) Roxb.; Synadena amabilis (L.) Raf.; Phalaenopsis grandiflora Lindl.; Phalaenopsis grandiflora var. aurea auct.; Phalaenopsis amabilis var. aurea (auct.) Rolfe; Phalaenopsis gloriosa Rchb.f.

Referensi: nostalgia.tabloid

 

Posted in Articel | Comments Off

Anggrek Khas Merapi Nyaris Punah

 
 
 
http://www.gatra.com/nusantara/jawa/2053-anggrek-khas-merapi-nyaris-punah
KAMIS, 25 AGUSTUS 2011 09:17
E-mailPrintPDF

Sleman - Vanda Tricolor, anggrek khas lereng Gunung Merapi, saat ini nyaris punah karena beberapa kali terkena dampak erupsi gunung itu, belum lama ini.

“Terjangan awan panas erupsi Merapi pada 1994 menghanguskan habitat asli anggrek tersebut, apalagi kawasan hutan lindung dan cagar budaya Plawangan, Turgo, pernah dilanda kebakaran pada 2002, dan juga akibat awan panas erupsi pada 2006 serta 2010,” kata pemilik kebun anggrek `Titi Orchid` di jalan Boyong, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Titi, Kamis (25/8).

Menurutnya, beberapa kali terkena terjangan awan panas erupsi Gunung Merapi, semakin mengancam keberadaan tumbuhan anggrek itu.

Ia mengatakan, anggrek berbunga putih dengan bercak totol ungu kemerahan tersebut, dahulu banyak dan tumbuh liar menempel di batang pohon tanaman keras di lereng selatan Merapi di wilayah Kabupaten Sleman, Provinsi DIY.

Titi mengatakan, kerusakan kawasan hutan lereng selatan gunung itu menyebabkan lambatnya pertumbuhan dan perkembangbiakan anggrek Vanda Tricolor.

“Oleh karena itu, kami mencoba mempertahankan, sekaligus membudidayakan anggrek khas lereng Merapi yang tidak ada di tempat lain ini, agar tidak punah,” katanya.

Menurut Titi, jenis anggrek yang termasuk langka itu, sekarang hampir punah. “Oleh karena itu, kami membuka pintu bagi pihak-pihak dan siapa pun yang benar-benar ingin menanam, dan membudidayakan anggrek khas lereng Merapi ini,” katanya.

Ia mengatakan akan memberikan bibit anggrek khas Merapi itu kepada siapa pun yang berniat membudidayakannya. “Begitu pula, bagi yang ingin mempelajari tata cara penanaman dan pembudidayaan anggrek ini, kami siap membantu,” katanya.

Titi mempersilakan siapa pun yang ingin berkunjung ke kebun anggrek “Titi Orchid” di Pakem, Sleman, untuk melihat 200 lebih jenis anggrek dari dalam maupun luar negeri.

“Kami juga mengembangkan anggrek dari India, Nepal, Brasil, Filipina dan Myanmar. Sedangkan jenis anggrek dari dalam negeri atau asli Indonesia yang ada di kebun ini di antaranya dari Papua, Kalimantan, Sulawesi serta beberapa daerah lainnya,” katanya. [TMA, Ant]


Posted in News | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Selamat Datang di Titi Orchids

TAMAN ANGGREK TITI ORCHIDS didirikan oleh Ny. Sri Suprih Lestariati Bangun Andarini, atau lebih akrab dipanggil dengan nama Bu Titi. Berlokasi di Jl. Boyong Pakem (Jl. Alternatif ke Kaliurang) Tebonan, Harjobinangun-Pakem, Sleman-Yogyakarta, Titi Orchids tertata indah dan mempesona dilengkapi hawa dingin menyejukkan khas udara kaki Gunung Merapi. Sungguh sebuah lokasi yang istimewa bagi mereka pencinta Anggrek.

Selain menawarkan Anggrek-Anggrek andalannya, Taman Anggrek Titi Orchids membuat para pengunjung  bisa menambah wawasan dan berbagi pengetahuan dengan Bu Titi mengenai Anggrek. Mereka juga dapat berwisata ‘sederhana’ di dalam pekarangan Titi Orchids. Taman Anggrek Titi Orchids menawarkan suasana liburan dengan fasilitas rumah singgah yang ‘homy’, lengkap dengan kolam ikan yang siap dipancing dan langsung dimasak kapan saja para pengunjung inginkan. Masalah harga, tidak perlu khawatir. Titi Orchid menawarkan sesuatu yang lebih dai sekedar harga yang terjangkau. Pengunjung gijamin puas, dan segera ingin kembali mengunjungi Titi Orchids saat liburan tiba.

Jika Anda merasa penasaran, silahkan kunjungi Taman Anggrek Titi Orchids…Dapatkan ilmu pengetahuan tentang Anggrek, lengkapi koleksi Anggrek Anda, serta hadiahi pribadi Anda dengan kegembiraan dan kesejukan suasana di Taman Anggrek Titi Orchids ini.

Posted in Info | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off